Dengkur – penyebab, pengobatan

Dengkur – penyebab, pengobatan

6 November 2017 Off By Budi

Mendengkur adalah suatu kondisi yang tidak banyak dikaitkan dengan penyakit atau masalah kesehatan yang serius. Sebaliknya, orang – orang menganggap kebiasaan tersebut hanyalah sebagai pertanda adanya permasalahan dalam tidur – baik bagi orang yang mendengkur maupun orang – orang di sekitar mereka. Diperkirakan ada sekitar 10% manusia yang mendengkur, 80% -nya adalah laki-laki. Menurut dokter, kebanyakan orang yang mendengkur melakukannya secara fisiologis, dan hal itu tidak berbahaya bagi kesehatan mereka. Akan tetapi dengkur bisa menjadi masalah serius bagi orang – orang yang berada di satu ruangan dengan orang yang mendengkur, karena suara dengkuran bahkan diperkirakan bisa mencapai 90 desibel.

Apa penyebab dengkur?

Meskipun banyak orang yang menderita karena kondisi ini, tidak banyak dari mereka yang memikirkan penyebabnya. Mendengkur tidak dianggap sebagai penyakit, tetapi hanya efek dari udara yang mengalami masalah ketika melalui tenggorokan. Ada situasi, dimana mendengkur menjadi patologis dan membawa dampak negatif pada kesehatan – yang kami maksud adalah apnea, sehingga udara tidak dapat melewati laring. Ini sering terjadi pada orang-orang yang menderita kecacatan pada septum hidung, langit-langit yang memanjang, amandel yang membesar, atau kondisi lain yang terkait dengan kecacatan saluran pernapasan. Penting juga untuk menyebutkan fakta bahwa kondisi ini lebih sering terjadi pada orang yang mengalami obesitas atau kelebihan berat badan, atau menderita hipertensi, serta wanita setelah menopause, dan orang-orang yang mengonsumsi alkohol dalam jumlah banyak di masa lalunya.

Apa cara efektif untuk mengobati dengkur?

Ketika Anda tidak tahu sebab khusus untuk dengkur, solusi sederhana ini mungkin efektif – kurangi beberapa kilogram berat badan anda atau hindari minum alkohol dalam jumlah banyak sebelum tidur. Yang menarik adalah fakta bahwa dampak serupa pada dengkur disebabkan juga oleh pil tidur, dan rokok – jadi, menghilangkan kebiasaan tersebut sangat optimal untuk memastikan istirahat yang sehat dan nyaman untuk diri Anda dan orang-orang di sekitar Anda. Fakta lain yang menarik adalah bahwa posisi tidur juga memiliki dampak besar pada kemungkinan mendengkur. Jika seseorang tidur telentang, mendengkur akan lebih mungkin terjadi daripada tidur berbaring miring atau berbaring dengan posisi perut dibawah. Tidur dengan posisi terakhir dapat membantu meminimalkan risiko mengalami gejala-gejala tersebut. Anda juga perlu untuk selalu mengobati hidung mampet biasa serta peradangan saluran pernafasan yang kelihatannya tidak berbahaya sampai sembuh total. Untuk wanita, dengkur mungkin terjadi dan berkembang, tepat setelah menopause, sehingga perawatan yang dilakukan harus dalam bentuk terapi hormonal, dengan melengkapi kurangnya progesteron, hormon yang merangsang otot-otot tenggorokan. Ketika mendengkur disebabkan oleh deformasi saluran pernapasan, misalnya septum hidung – pengobatan yang efektif adalah dengan operasi yang dapat menghilangkan masalah tersebut.

Ketika seseorang mendengkur, dia pasti tertarik dengan sebab dari kondisinya. Sangat penting untuk menemukan sebab-sebabnya dan menghilangkannya, baik oleh diri Anda sendiri atau dengan bantuan dari profesional medis, karena hidup Anda dapat menjadi lebih mudah dan lebih menyenangkan jika dapat melaluinya, baik untuk Anda, orang yang menderita kondisi tersebut, maupun lingkungan Anda.